TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Teknologi pembelajaran merupakan salah satu bidang garapan yang tidak digarap oleh bidang lain. Penggarapan ditopang oleh sejumlah teori, model, konsep, dari bidang dan disiplin lain. Secara teorititis maupun profesional, teknologi pembelajaran menggarap tentang bagaimana manusia dapat belajar dengan mudah, bahkan masalah-masalah yang secara teknologis dihadapi dapat dipecahkan. Teknologi pembelajaran merupakan disiplin ilmu yang tidak bisa berdiri sendiri, seperti yang telah diungkapkan, teknologi pembelajaran saling mendukung dengan disiplin ilmu yang lain. Berdasarkan atas konsep di atas, maka AECT (1997: 3) merumuskan devinisi teknologi pembelajaran sebagai berikut: Instructional technology is a complex, integrated process involving people, procedures, ideas, devices, and organization for analyzing programs, and devising, implementing, evaluating, and managing solutions to those problems, in situation which learning is purposive and controlled. Definisi di atas menjelaskan bahwa secara garis besar Teknologi Pembelajaran membicarakan tentang teori dan praktek dalam lima domain penting, yang di kenal dengan kawasan teknologi pembelajaran.
Lima kawasan ini menjadi bidang garap bagi teknologi pembelajaran. Kawasan tersebut meliputi: a. Kawasan desain membidangi bagaimana secara teori maupun praktek suatu proses dan sumber belajar didesain.
b. Kawasan pengembangan membidangi bagaimana secara teori dan praktek suatu proses dan sumber belajar dikembangkan.
c. Kawasan pemanfaatan membidangi bagaimana secara teori dan praktek suatu proses dan sumber belajar dimanfaatkan untuk kepentingan belajar.
d. Kawasan Pengelolaan merupakan kesatuan integral dalam teknologi pembelajaran dan dalam peranan yang dimainkan oleh teknolog pembelajaran.
Apa itu jurusan Teknologi Pendidikan?
Jadi Teknologi pendidikan adalah upaya untuk memudahkan orang untuk belajar dalam kondisi apapun. Mau dalam keadaan terbatas maupun ketika fasilitas berlimpah, pembelajaran harus tetap bermakna.
Kuliahnya belajar apa aja sih kak?
Mata kuliah yang kita pelajari di kampus bervariatif. Karena Teknologi Pendidikan merupakan keilmuan terapan, di dalamnya terdapat ilmu psikologi, pedagogik, ilmu komunkasi, manajemen, ilmu komputer, fotografi dan ilmu desain dasar.
Nah keilmuan tersebut nanti dijadikan pengetahuan dasar untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran.
Salah satu contoh mata kuliah yang menarik bagi mahasiswa adalah fotografi, media grafis, juga pengetahuan dasar tentang kurikulum dipelajari disini.
Nanti setelah lulus prospek kerja nya gimana kak?
Sebelum ke prospek kerja, saya mau menjelaskan kompetensi yang kita bisa, setelah belajar di Teknologi Pendidikan. Berikut beberapa keahlian yang bisa kamu dapatkan selama kuliah di jurusan Teknologi Pendidikan
- Bisa membuat animasi 2d dasar
- Bisa membuat animasi 3d dasar
- Bisa fotografi
- Bisa videografi
- Editing foto & video
- Membuat media pembelajaran berbasis flash (sekarang adobe animate cc)
- Merancang e-learning
- Merancang website
- Merancang kurikulum diklat (mikro)
- Menganalisis kurikulum
- Mengerti metode belajar yang baik
- Mengerti media yang seharusnya digunakan untuk karakteristik mata pelajaran
- Pemrograman dasar (konstrasi TIK)
- Belajar Learning Manajament System (LMS)
- Dan lain-lain
Dengan kompetensi keahlian seperti diatas, sebetulnya kita bisa bekerja dimana saja selama kita punya kompetensi yang berkaitan. Atau membuka lowongan pekerjaan. Dan yang masuk lulusan teknologi pendidikan belum tentu mempunyai keahlian sebanyak itu dengan mahir. Namun peluang untuk mengembangkan kompetensi di atas cukup luas. Setiap mahasiswa punya kecenderungannya masing-masing. Tergantung kesenangan.
Berikut ini beberapa lembaga yang linear dengan keilmuan Teknologi Pendidikan:
- Pustekom
- SEAMOLEC
- PTP (Pengembang Teknologi Pembelajaran) di setiap sekolah. (Sampai sekarang peluang ini belum menjadi kebijakan pemerintah, masih dalam tahap draft dan pengujian*)
- Guru TIK (Dengan kebijakan kurikukum 2013 yang meleburkan mata kuliah TIK, kesempatan ini menjadi berkurang, namun di beberapa daerah bisa mengajar sebagai guru SMK jurusan Broadcasting, Multimedia)
- Lembaga pelatihan di dinas-dinas negeri, BUMN, maupun swasta, membutuhkan pengembang kurikulum untuk program pelatihan mereka.
- Guru SMK Jurusan Multimedia
- Guru SMA Mata Pelajaran Prakarya
- Startup di bidang EdTech (Quipper, Zenius, Ruangguru, etc)
Dalam keterbatasan pengetahuan ini, sebetulnya masih banyak namun saya filter karena datanya simpang siur. Mungkin nanti ada yang lebih tahu dan bisa menambahkan. Terutama yang sudah terjun langsung ke lapangan.
Mata Kuliah S1 Teknologi Pendidikan |
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mata Kuliah Teknologi Pendidikan S 2
- Kompetensi Umum
KODE | MATA KULIAH | SKS |
PPs 501 | Filsafat Ilmu I | 3 |
PPs 502 | Metodologi Penelitian | 3 |
PPs 503 | Statistika | 3 |
- Kompetensi Utama
KODE | MATA KULIAH | SKS |
TP 501 | Landasan Teknologi Pendidikan | 3 |
TP 502 | Disain Pembelajaran | 3 |
TP 503 | Evaluasi Proses dan Hasil Belajar | 3 |
TP 504 | Teknologi Kinerja | 3 |
TP 505 | Pengembangan Sumber Belajar dan Media Belajar | 3 |
TP 506 | Kawasan Penelitian Teknologi Pendidikan | 3 |
PPs 599 | Tesis | 6 |
- Kompetensi Pendukung
KODE | MATA KULIAH | SKS |
PPs 504 | Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan | 3 |
PPs 505 | Teknologi Komunikasi dan Informasi dalam Pendidikan | 3 |
- Matrikulasi
KODE | MATA KULIAH | SKS |
PPs 401 | Landasan Ilmu Pendidikan* | 3 |
PPs 402 | Psikologi Pendidikan* | 3 |
TP 401 | Pengembangan Kurikulum dalam Pembelajaran** | 3 |
* Mata Kuliah Matrikulasi Pendidikan ** Mata Kuliah Matrikulasi Program Studi | ||

Komentar
Posting Komentar